Lagu dan musik merupakan sarana yang sangat efektif untuk membantu perkembangan bahasa anak. Melalui lagu, anak dapat mengenal bunyi, kata, dan irama bahasa dengan cara yang menyenangkan. Musik membuat anak lebih mudah mengingat kata-kata karena adanya pengulangan dan melodi, sehingga proses belajar bahasa terasa lebih alami dan tidak membosankan (Tyasrinestu, 2019).

Orang tua dapat memanfaatkan lagu anak sederhana dengan lirik yang jelas dan mudah diikuti. Saat bernyanyi bersama, ajak anak menirukan kata atau gerakan yang sesuai dengan lagu. Kegiatan ini membantu anak melatih pelafalan, menambah kosakata, sekaligus melatih kemampuan menyimak. Tidak masalah jika anak belum bisa menyanyikan seluruh lirik, yang terpenting adalah keterlibatan dan kesenangan anak (Anggraini, et al., 2019).

Selain bernyanyi, musik juga bisa digunakan sebagai latar untuk aktivitas sehari-hari. Misalnya, memutar lagu saat membereskan mainan atau saat bermain bersama. Orang tua dapat menyebutkan kata-kata yang berkaitan dengan aktivitas tersebut mengikuti irama lagu. Cara ini membantu anak memahami kata dalam konteks nyata dan memperkuat ingatan mereka terhadap kosakata baru.
Yang terpenting, lakukan kegiatan bernyanyi dan bermain musik dengan suasana santai dan penuh kasih sayang. Beri pujian saat anak mencoba mengikuti lagu atau mengucapkan kata, meskipun belum sempurna. Dengan pemanfaatan lagu dan musik secara rutin, kemampuan bahasa anak dapat berkembang lebih optimal sekaligus mempererat hubungan antara orang tua dan anak (Triningsih, et al., 2022).

Referensi
Anggraini, V., Yulsyofriend, Y., & Yeni, I. (2019). Stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini melalui lagu kreasi minangkabau pada anak usia dini. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 73-84.
Triningsih, R. W., Aryani, H. R., & Mutoharoh, Q. (2022). Musik sebagai stimulasi perkembangan bahasa pada anak usia dini: Literature review. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(1), 1-15.